Aku bukanlah satu-satunya mahasiswa yang menderita penyakit galau di ujung semester. Aku yakin, banyak rekan ku diluar sana yang ju...
Tiket Nonton (Part 3)
Pertunjukan telah usai. Layar berukuran ekstra lebar yang membelalakkan mata itu mulai terlihat samar-samar melenyap. Lampu-lampu yang semu...
Tiket Nonton (Part 2)
Hari itu datang. Pukul 18.30 yang dijanjikannya tiba. Febian datang menjemput Adila. Dan lagi canggung membuatnya kaku. Seperti terjebak ...
Tiket Nonton (Part 1)
Kali ini bukan penantian ujian dilorong kelas. Tapi penantian untuk sang guru. Guru sang pencerah masa depan. Guru yang disebut pahlawan ta...
Dear Deary
Sejak pagi kebiruan langit tak terlihat. Yang nampak hanyalah gumpalan awan hitam yang menjadi atap dan temani hari kami. Bahkan sampai sen...
Melebihi Arti Senyuman
Pastilah tak asing lagi bagaimana gambaran suasana di sepanjang koridor depan kelas sebelum ujian dimulai. Ramai, riuh dan penuh dengan per...
Malam, Dia Menemui Ku
“Adila…” Terdengar seseorang memanggil namanya dari luar rumah. Saat itu Adila yang tengah bermesraan bersama buku-buka fiksi dikamarny...
Subscribe to:
Posts (Atom)
