Nice To Meet You

Kemarin, semingguan yang lalu baru aja gue ketemu sama temen yang gue kenal lewat sosial media. Pertemuan ini bener-bener nggak disangka. Secara dia tinggal  sementara di Hongkong, dan gue ada di Indonesia. Gue punya beberapa temen dunia maya. Tiga atau lebih diantaranya sempat bertatap langsung. Nggak cuma dari dalem negeri, tapi juga punya temen dari Negara Islamabad yang  gue kenal dua tahun yang lalu. Tapi kali ini gue bakal cerita tentang temen yang menetap sementara di Negeri Beton. Mereka adalah mbak Carissa dan mbak Anna. Dua wanita berjilbab anggun ini adalah saudara kembar. First meet, gue rasa mereka berbeda. Gue langsung bisa ngenalin mana mbak Carissa dan mana mbak Anna. Jadi begini cerita awal mulanya gue bisa kenal sama mereka.
Gue yang sangat cinta menulis ini sering kali mendapat tag dari temen seputar lomba-lomba atau apapun yang berkaitan dengan menulis. Suatu ketika, gue di tag oleh mas Rio dengan tulisannya yang berhasil dimuat disebuat web yang berkaitan dengan seputar perkembangan Islam. Dalam acara komen mengomen, gue dipertemukan dengan mbak Carissa yang juga ikut komen di posting tersebut. Berawal dari situlah gue berkenalan sama mbak Carissa. Setelah kenal dengan mbak Carissa, barulah gue kenal juga sama mbak Anna. Kita sering ngobrol mengenai tulisan maupun tentang mimpi dan kita saling memotivasi untuk selalu semangat menulis. Karena mereka berdua juga para writter.
Pada suatu malam, mas Rio chat gue lewat facebook. Dia memberitahukan kalau esok hari Mbak Carissa akan berkunjung ke Jogja. What?? Mereka kan di Hongkong. Usut diusut ternyata mereka berdua mengambil cuti selama dua minggu untuk merayakan lebaran bersama keluarga setelah dua tahun meninggalkan Indonesia. Gue baru tau kalau mereka pulang. Mereka berdua adalah nekat treveller yang patut di jadikan contoh. Berdasarkan keinginan yang kuat buat ngelanjutin kuliah di Luar negeri. Mereka berangkat dengan status sebagai TKW. Hongkong menjadi sasaran mereka untuk menuntut ilmu. Mereka bekerja dari hari senin sampai sabtu. Dan hari minggu mereka gunakan untuk kuliah ataupun untuk beraktivitas lainnya.
Anyway.. Waktu yang sudah disepakati untuk janjian tiba. Aku bergegas menuju TKP di depan GOR UNY. Sampai di lokasi belum juga kulihat sekumpulan orang-orang itu. Mata gue mulai mencari-cari sosok mereka. Sepertinya kornea mata gue nangkep bayang-bayang mereka. Gue pastikan itu mereka. Gue samperin dan benar sekali. Mereka tersenyum mania ke gue. Dari tujuh orang ternyata yang bisa hadir hanya empat orang. But it’s OK. Ternyata mereka tidak berbeda dengan yang selama ini gue kenal hanya lewat dunia maya. Dan sekarang, mereka bukanlah teman dunia maya gue. Tapi teman selayaknya teman yang saling berjabat tangan. Tujuan pertama kita adalah makan. Setelah kenyang dan cukup berbincang-bincang sebagai pembuka pertemuan pertama kita. Next, kita akan mengunjungi kawasan KM 0, Malioboro. Setelah puas hunting foto, sasaran lokasi selanjutnya Alkid. Kita nyoba tantangan berjalan di antara beringin kembar. Eh maksud gue mereka berdua. Gue sama mas Rio mas udah pernah nyoba. Tapi mereka berdua gagal. Ah payah. Haha.
Selanjutnya kita main odong-odong. Jadi ceritanya sebelum belajar nyetir mobil, gue perlu latihan khusus buat pemula, yaitu nyetir odong-odong. Nggak sampe semenit aja, gue udah jago lo. Nggak terasa badan gue mulai cenut-cenut. Ah penyakit tua gue mulai kambuh. Malam sudah manggil-manggil gue buat tidur. Tau-tau udah jam sebelas aja. Rencana mereka bakal langsung pulang ke kampung halaman di Pekalongan tapi berhubung belum bisa bertemu sama temen-temen yang lain, mereka akan menginap dulu. Ya, mereka menginap di kosan gue. Welcome to my jungle.
Sampai kos, gue bener-bener kelelahan. Nggak sampe 3 menit baringan gue udah tak sadarkan diri. Pagi harinya kita bangun kesiangan. Buat prepare perjalanan hari ini, kita bertiga mempersiapkan diri. Hari ini kita akan bertemu dengan mbak Emmy dan mas Riza dan akan kembali berkeliling Jogja. Kita berkeliling kampus UGM. Mbak Carissa sama mbak Anna pengen banget ke sana. Mereka pengen nerusin S2 di sana katanya. Jepret sana jepret sini, bergaya ini bergaya itu. Modelnya capek Kakak. Hahaha.
Gue mulai curiga. Mereka membicarakan tempat wisata yang lumayan jauh dari tempat kita berdiri sekarang. Dan terbukti. Mereka berencana ke sana. Ohemji. Lagi-lagi gue serasa diculik tanpa persiapan. Gue pernah ngerasain diculik dua kali tanpa siap-siap dulu. Pertama, ada teman gue dari Banjarnegara yang lagi main ke Jogja. Rencana awal kita bakal muter-muter kota Jogja sore itu. Gue si nyante aja cuma pake kaos doang tanpa jaket atau baju tebel lainnya. Tau-tau gue diseret ke pantai Parangtritis. Gue kedinginan. Ke dua, gue sama temen gue main ke kampus UGM karena ada acara di sana. Gue lupa acara apaan dulu. Sepulangnya dari situ, gue diajak buat gabung sama komunitas ASEC. Itu adalah organisasi klub Inggris gitu. Itu dia tadi pendirinya, mbak Emmy dara kelahiran tahun 1990. Sore itu mereka bakal pergi ke Taman Buah di Imogiri. Dan akhirnya pulang-pulang gue kedinginan plus kesasar karena aku berdua dengan temanku memisahkan diri. Lalu kali ini? Apakah nasib gue bakal kaya dulu? Membiarkan angin-angin malam menusuk tulang bahkan sampai menusuk sampai jantung gue?
Roda motor kami melaju meninggalkan kota dan mulai memasuki jalan-jalan kecil untuk menuju kawasan pohon pinus. Oya, kita ketambahan satu teman mbak Emmy. Dia bule dari Negara Afganistan yang sedang menimba ilmu di kota pelajar ini, Nesar.
Setengah lima sore kita sampai di sana. Entah kali ini aku harus tertawa atau merintih. Dingin mulai terasa. Hahaha. It’s Ok. Ini terasa menyenangkan. Mereka adalah orang-orang hebat semua. Gue bisa belajar banyak dari mereka.
Setelah puas berfoto-foto dan bermain-main, kami segera mengundurkan diri. Hutan pinus ini akan segera tertutupi gelap. Tak ada lampu atau penerangan apapun. Dan nggak lucu dong tengah malem mainan disitu. Emang lagi main petak umpet. Hari ini full kita hangout diluar sampai malem. Finally, pertemuan kita berkahir. Mbak Anna dan mbak Carissa sempet menginap semalem lagi kos gue. Bleeek. Dunia berubah gelap. Gue dan si kembar tertidur dengan cantiknya. Nice to meet you J


No comments: